Jadwal CPR

Puncak 5-7 Juni 2015

Surabaya 12-14 Juni 2015

Makassar 15-17 Agustus 2015


      

Remaja dan Narkoba

AFRIYANI HABIS NABRAK, 9 TEWAS KO BISA CUEK..??!!

altAfriyani Susanti (29) tampak cuek usai menabrak 9 pejalan kaki di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Tanpa ekspresi dan rasa bersalah, dia terlihat santai. Banyak pihak yang heran dengan sikapnya itu. Ada apa? "Dia diam, nggak ada ekspresi.Mungkin dia belum lihat atau masih terpengaruh (narkoba)," kata Kasubdit II Psikotropika Ditnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Eko Saputro, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (24/1/2012). www.Detik.com

Pasti semua orang akan kesal dan benci melihat expresi cuek seperti ini, “Gilee ga tahu diri banget sih loeee !!...Kenapa ga skalian loe ikut matii aja!!” itulah gambaran komentar sebagian dari kita karena kekesalan terhadap Afriyanti yang tampak tak merasa bersalah..apakah memang benar demikian..?? Tentunya ada hal penyebab mengapa dia bisa berlaku demikian!! Memang pengaruh Narkoba spt Extacy, Miras, Cimeng (ganja) dls, semua itu adalah pemicu dia berbuat seperti itu, ngebut, menabrak lantas cuekk.. seorang kawan saya, saat menggunakan Shabu di kamar hotel, menjadi halusinasi dan saat ada orang yang mengetuk pintu kamar, dia langsung berlari keluar jendela dan melompat dari lantai 4 hotel tsb, walaupun memang tidak meninggal dan sempat kritis, tetapi saat sadar wajahnya cuekk aja tuh..tidak ada penyesalan.

Pernahkah terpikirkan, kenapa dia bisa begitu?? Betapa bodohnya bila menggunakan barang “haram” itu dan mengakibatkan hingga orang lain menjadi korban..bukan hanya korban meninggal tetapi juga korban keluarga yang ditinggalkan..korban kesedihan, bahkan benci dan dendam dikalangan para keluarga korban, perasaan ini bisa sja terus melekat seumur hidup!! Afriyani sudah menabur kesedihan, kebencian, kepiluan bahkan dendam di hati banyak orang!! Bisa jadi Afriyani pun jauh di dalam hatinya juga sedang menyimpan rasa kesedihan, kebencian, kepiluan bahkan dendam dan selama ini diexpresikan dengan menggunakan Narkoba, pergaulan bebas, Dugem dan sebagainya. Banyak model  para orang muda seperti “Afriyani” yang sedang terjerumus dalam pengaruh “Dunia terlarang”. Masalah kuncinya adalah “Citra Diri”

Tidak heran, rusaknya citra diri seseorang maka akan berdampak sebuah ekspresi diri untuk tampil “ikut-ikutan, coba-coba bahkan budaya sok menjadikannya sebagai gaya hidup”, tidak masalah itu merusak diri sendiri atau merusak orang lain, yang penting bisa berkata “ini lho Guee..siapa loe!!”. Beberapa tahun lalu pun kita dikejutkan seorang artis Senior “Roy marten” tertangkap menggunakan narkoba, ko bisa yahh..Kaya, Guantengg, istri cuantikk, anak-anak pintar, seperti keluarga teladan..tapi nyatanya..!!

Citra diri adalah bagaimana cara pandang kita terhadap diri kita sendiri. Bila cara pandang kita positif maka, hidup kita akan dipenuhi rasa syukur atas dirinya serta apapun kejadian yang dialaminya, tampil apa adanya (percaya diri), tidak sok atau sombong, tidak ikut-ikutan , berani dan mandiri. Hidup memang tidak selalu datar, banyak gelombang yang membuat terkadang kita diatas bahkan bisa dibawah. Bila Citra diri kita positif, maka tidak ada rasa sedih, rasa benci, bahkan dendam ditanam dalam hati, sehingga akan menghasilkan sebuah pola pikir serta prilaku yang positif. Semua diserahkan dalam bentuk Syukur kepada Yang Maha Kuasa. Bila melihat bagaimana pola prilaku keluarga serta bentuk fisik maupun prilaku Afriyani, bisa disimpulkan, Citra diri Afriyani sudah rusak, bisa jadi karena ada hal terdalam yang tersimpan atau memang ada pengaruh lingkungan yang begitu kuat, sehingga ia bisa kehilangan integritas dirinya. Memang citra diri bisa saja berubah yang awalnya positif, karena tekanan hidup atau pengaruh lingkungan begitu kuat sehingga menjadi negative.

Dear para remaja, pemuda Alumni CPR.. sebagai generasi muda penerus bangsa, di usia dini sebagai orang muda, harusnya kita menyadari bahwa Karakter sangatlah penting membangun negri ini untuk menjadi bangsa yang sehat dan bebas Narkoba. Dengan citra diri yang positif tentunya akan menghasilkan karakter yang positif, dan semua hal mengenai pembinaan Karakter sudah kalian dapatkan dalam program CPR, jadi saatnya kalian mempraktekan dan mengembangkannya, semangat dan komitmen yang diucapkan dihadapan Orang Tua janganlah kalian sia-siakan, tetaplah bangun percaya diri kalian tanpa harus ikut-ikutan. Problema hidup semakin runyam dan sulit bahkan bisa membuat kita benci terhadap diri sendiri, tetapi “Kehadiranmu diatas muka bumi tentu ada sebuah rencana yang Indah pada waktunya”.

Pengalaman postif kalian haruslah terus dikabarkan, agar jangan sampai banyak remaja terjerumus ke “dunia hitam”. Dukung terus pelaksanaan CPR di Indonesia, refrensikan pada teman atau kerabatmu kelas baru baru CPR tgl 23-25 Maret 2012 di Puncak, bergabunglah dengan komunitas yang positif seperti FLC (Future Leader Community) dalam rangka membangun Positive Generation, sehingga kita semua bisa tampil sebagai pemimpin yang berkarakter positif, yang menabur kebaikan, kegembiraan dan kemajuan.

“Jangan sia-siakan hidupmu, sekalipun kesulitan, kemarahan atau  kepahitan membuat hidupmu terluka, tetapi yakinlah..karena selalu ada waktu maupun jalan keluar YANG BENAR..”

 

By Ivan Tagor

 

Comments  

 
0 #2 ms. c_a_n_t_i_k 2012-05-14 12:53
gilakli ya tuh orang bisa nabrak 9 orang setres.........!!!!!!!!! :D :lol: :-) ;-) 8) :-| :-* :oops: :sad: :cry: :o :-? :-x :eek: :zzz :P :roll: :sigh:
Quote
 
 
0 #1 Jagoan 2012-01-31 05:53
Banyak org sdh sukses, sdh merasa PD atau berkecukupan, atau bahkan sgt berkekurangan malah Citra dirinya buruk, karena byk manusia tahu berusaha tetapi tidak tahu bersyukur apa adanya
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

ok

alt

alt

alt

Konsultasi pembina / advisor

Leila
Hi, very good site you have got going here. my web page Harper Casimiro
Friday, 07 November 2014
dena kusuma
Tanya: Kalau mau gabung bagaimana caranya nya? Jawab: Caranya mudah kok, silakan ...
Tuesday, 22 May 2012