Jadwal CPR Jakarta

6-8 Juli 2018

Biaya pendaftaran Rp.1.200.000 (Umum)

Khusus anak anggota CNI Rp.1.000.000

 

Info : Elin 0812 8182 0585


      

Developed by JoomVision.com
banner
banner

FLC CAMP

Read more

Funday 2012

Read more  

Siapkah Kita Menjadi Pemimpin


 SETIAP ORANG ADALAH PEMIMPIN

Pada dasarnya setiap orang adalah pemimpin, dan hampir seluruh waktu yang kita miliki digunakan untuk memimpin diri sendiri, baik di kehidupan rumah tangga maupun dalam berinteraksi dengan pekerjaan di kantor.

Tidak ada seorang pun yang mampu mengatur dan menguasai diri kita sepenuhnya selain diri kita sendiri.

Meskipun kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, namun kita tidak bisa lepas dari pengaruh orang lain. Dalam hidup kita, kita juga membutuhkan kepemimpinan orang lain agar kita tidak salah dalam melakukan pekerjaan yang diperintahkan kepada kita. Misalnya, kita membutuhkan kehadiran orang tua, guru, dosen, atasan, atau orang lain yang mampu mempengaruhi kita dalam proses pencapaian tujuan (goal) dalam hidup kita.

Memimpin diri sendiri tidaklah lebih mudah daripada memimpin orang lain. Hal ini sering disebabkan oleh ketidakjelasan dan ketidak tegasan aturan diri yang kita buat. Terlebih bila kita membuat suatu pelanggaran, hanya kita sendirilah yang tahu. Dengan demikian, komitmen diri yang kita bangun semakin lama akan luntur dan kabur sehingga tanpa sadar kita justru menjerumuskan diri kita sendiri.

Sepandai apa pun seseorang menjadi pemimpin, kepemimpinan tunggal pastilah mempunyai banyak kelemahan dan kekurangan. Dengan demikian, kita tetap membutuhkan kehadiran orang lain sebagai fungsi control atau bahkan sebagai pemimpin kita yang lebih tinggi karena memang tak ada satu manusia pun yang sempurna, masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan.

Menjadi pemimpin tak semudah yang dibayangkan orang, ia harus siap lahir dan batin. Bukan saja siap secara intelektual, namun siap pula moralitasnya. Seorang pemimpin adalah sosok figur yang didambakan masyarakat atau pengikutnya atau bawahannya, karena itu setiap langkah dan perilakunya harusnya menjadi teladan dan patut diteladani. Seorang pemimpin adalah seorang yang memiliki kemampuan di atas pengikutnya, bawahannya atau masyarakat pada umumnya. Singkatnya seorang pemimpin harus memiliki kelebihan atau nilai positif dibandingkan dengan yang lainnya.
Beranjak dari permasalahan di atas, dalam tulisan ini akan diuraikan pengertian pemimpin dan manager,  keahlian-keahlian atau kompetensi-kompetensi apa sajakah yang semestinya di miliki atau dikuasai oleh seorang pemimpin.

Pemimpin dan Manager
Menurut kamus besar bahasa Indonesia leader itu berarti pemimpin, sedangkan manager adalah pemimpin perusahaan. Apabila melihat definisi di atas pemimpin (leader) itu lebih bersifat umum, pemimpin (leader) tidak diberi batasan-batasan (pengkhususan), berbeda dengan manager, manager juga pemimpin tetapi lebih dikhususkan dalam hal perusahaan.
Sebutan “Pemimpin” dan “Manager” tidaklah perlu dicampuradukan, karena kepemimpinan (leadership) adalah bagian tersendiri dari manajemen. Manager melaksanakan fungsi-fungsi  penciptaan, perencanaan, pengorganisasian, memotivasi, komunikasi dan pengendalian. Termasuk dalam fungsi-fungsi itu adalah perlunya pemimpin untuk mengarahkan. Bagaimanapun juga, kemampuan seorang manager untuk memimpin secara aktif akan memengaruhi kemampuannya untuk mengelola, tetapi seorang pemimpin hanya membutuhkan kemampuan untuk memengaruhi perilaku orang lain.

Maxwell, mengemukakan cirri-ciri pemimpin yang baik adalah : mampu menciptakan lingkungan yang tepat, mengetahui kebutuhan dasar bawahannya, mampu mengendalikan keuangan, personalia, dan perencanaan, mampu menghindari tujuh dosa yang mematikan (berusaha untuk disukai bukan dihormati, tidak minta nasihat dan bantuan kepada orang lain, mengesampingkan bakat pribadi dengan menekan peraturan bukan keahlian, tidak menjaga untuk dikritik tetap konstruktif, tidak mengembangkan rasa tanggungjawab dalam diri orang lain, memperlakukan setiap orang dengan cara yang sama, tidak membuat setiap orang selalu mendapat informasi).
 
Soejitno Irmin dan Abdul Rochim dalam bukunya “Bekal Minimal Seorang Pemimpin”, memberikan 10 aspek yang harus dikuasai oleh seorang pemimpin yaitu :
1.     Memiliki Kharisma, meliputi : perilakunya terpuji, jujur dan dapat dipercaya, memegang komitmen, memiliki prinsip hidup yang kuat, konsisten dengan ucapannya, memiliki ilmu agama yang memadai;
2.    Memiliki keberanian, meliputi : berani membela yang benar, berpegang teguh pada pendirian yang benar, tidak takut gagal, berani mengambil resiko, berani bertanggung jawab;
3.    Mampu berpidato, tercermin dalam : mampu merangkai kata-kata, mampu menyederhanakan masalah, bicara menarik perhatian, penjelasannya sederhana dan mudah ditangkap, mampu menyentuh nurani, mengetahui selera pendengar, menguasai beberapa bahasa;
4.    Mampu mempengaruhi orang lain, dapat dilihat dari : membuat orang lain merasa penting, membantu kesulitan orang lain, mengemukakan wawasan dengan cara pandang positif, tidak merendahkan orang lain, siap menjadi sukarelawan, memiliki keahlian atau kelebihan;
5.    Mampu membuat strategi, tercermin dalam : menguasai medan, memiliki wawasan luas, berpikir cerdas, kreatif dan inovatif, mampu melihat masalah secara komprehensif, mampu menyusun skala prioritas, mampu memprediksi masa depan
6.    Memiliki moral yang tinggi, dapat dilihat dari : tidak mau menyakiti orang lain, menghargai siapa saja, bersikap santun, tidak suka konflik, tidak mau memiliki yang bukan haknya, perkataannya terkendali, tindak-tanduknya senantiasa menjadi contoh;
7.    Memiliki rasa humor, tercermin dalam : murah senyum, mampu memecahkan kebekuan suasana, mampu menciptakan kalimat yang menyegarkan, setiap masalah dihadapi dengan wajah ceria, kaya akan cerita dan kisah-kisah lucu, mampu menempatkan rasa humor pada situasi yang tepat;
8.    Mampu menjadi mediator, tergambarkan dalam : berpikir secara positif, setiap ada masalah mampu berada di tengah, memiliki kemampuan melobi, mampu mendudukkan masalah secara professional, mampu membedakan kepentingan pribadi dan kepentingan umum;
9.    Mampu menjadi motivator, tercermin dalam : memiliki kepedulian terhadap orang lain, memberikan nasihat, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, menyakinkan orang lain, mengerti keinginan orang lain, mampu menempatkan diri;
10. Mampu mengendalikan diri, tergambarkan dalam : menjadikan hati nurani sebagai pelita hidup, mampu membedakan antara yang haq dan yang bathil, mampu mengendalikan emosi, tidak serakah, tidak takabur, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Joko Widodo, mengemukakan kualifikasi aparatur pemerintah, terutama para pemimpin dalam birokrasi publik, setidaknya dapat diidentifikasikan kompetensi dan keahlian sebagai berikut :
1.     Memiliki kompetensi dan profesionalisme dalam melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok, fungsi, kewenangan, dan tanggungjawabnya;
2.    Memiliki visi ke depan yang jelas, terutama yang menduduki jabatan pimpinan;
3.    Memiliki sikap dan perilaku yang baik, yang layak menjadi panutan masyarakat yang dilayaninya;
4.    Memiliki manajemen yang andal berupa manajemen yang kondusif, kompetitif, responsive, dan adaftif dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan layanan masyarakat.
 
 
 
Kesimpulan
1.     Sesungguhnya setiap manusia dilahirkan menjadi PEMIMPIN, karena anda telah menjadi pemenang diantara 200 juta sel sperma dan setiap manusia akan diminta pertanggungjawabannya atas apa yang dipimpinnya;
2.    Setiap manusia adalah pemimpin pada hakikatnya;
3.    Problematika yang muncul di dunia ini, juga menjadi penyebab munculnya pemimpin;
4.    Leaderadalah pemimpin yang masih umum, sedangkan manajer itu pemimpin yang khusus pada perusahaan meski pandangan ini sering di balik;
5.    Sebelum orang memimpin dalam lingkup luas atau besar, ia harus bias memimpin dalam lingkup kecil yaitu mulai dirinya, keluarganya, kantornya, perusahaanya hingga Negara;
6.    Pemimpin harus bias mensejahterakan pengikutnya dan tidak mementingkan dirinya sendiri, serta tidak merugikan orang lain dan lingkungan sekitarnya;

 

Add comment


Security code
Refresh

ok

BLOG FLC

alt

alt

alt

Apa Kata Mereka

S.R. Kristanto

S.R. Kristanto

Principal SMAK Penabur BJ : "Membekali remaja dengan wawasan tentang kepemimpinan tidaklah mudah....
Renald Kasali

Renald Kasali

Akademisi & Praktisi Bisnis : "Kami mengikutkan putra kami, Adam Makalani Kasali, dalam program...
Drs.Thomas Kristo M, M.M

Drs.Thomas Kristo M, M.M

Principal SMPK Penabur GS : "CPR penting untuk remaja. Lead yourself before you lead other person....

Konsultasi pembina / advisor

Leila
Hi, very good site you have got going here. my web page Harper Casimiro
Friday, 07 November 2014
dena kusuma
Tanya: Kalau mau gabung bagaimana caranya nya? Jawab: Caranya mudah kok, silakan ...
Tuesday, 22 May 2012